Tak Terbalas


Tak Terbalas

Dan izinkan aku memeluk dirimu ..
Sekali ini saja ...
Tuk ucapkan selamat tinggal ..
Untuk selamanya ...
Dan biarkan rasa ini bahagia ..
Untuk sekejap saja ...


       Masih ingat kan sama lagunya Ungu yang mengharukan itu. Liriknya cocok sekali sama keadaanku sekarang ini.
***
Cintaku pada Rangga yang hanya bisa aku impikan dan tak akan bisa terbalaskan.

Rangga ialah cowok yang dikenalkan
Doni (sahabatku) saat malam pesta ulang tahunnya. Rangga 2 tahun lebih dewasa dari ku,dia merupakan anak band jadi tidak heran jika dia terlihat keren. Setelah berjabat tangan Rangga bilang padaku bahwa dia adalah kakak kelasku, dan sering bertemu denganku. Namun mengapa aku tak pernah berjumpa dengan dia sebelumnya?

       Aku Nia, murid kelas X ajaran 2011-2012. Dari pertama kali aku bertemu Rangga di pesta itu, aku merasa ada yang berbeda di dirinya, aku merasa nyaman di samping dia dan aku ingin kenal lebih dekat lagi dengan dia. Apakah ini yang dinamakan jatuh cinta pada pandangan
pertama ..?

***

      

Rela, Merelakan ..


Rela,
Merelakan ...

Ku harus pergi meninggalkan kamu yang telah hancurkan aku ….
Sakitnya oh sakitnya .. Cintaku lebih besar dari cintanya
Mestinya kau sadar itu … Bukan dia tapi aku ….

      Aku hanya berpikir, apakah hal yang aku impikan dapat aku miliki? 
     Aku mulai memikirkan hal ini saat aku bertemu dengan Ega. Aku mulai merasa canggung saat aku ada didekatnya, entah apa yang membuatku risau. Aku hanya berharap, suatu saat kerisauanku ini akan terjawab.

   
 Aku Gee, lebih lengkapnya Geeska. Aku memulai keakrabanku dengan Ega sejak kelas 1 SMP. Kami memang terbilang sangat akrab tapi sejak Ega mulai akrab dengan Regi, dia sedikit mengacuhkanku. Saat di sekolah aku juga melakukan hal yang sama padanya, sedikit mengacuhkannya. Tapi lama-kelamaan aku sering melakukan hal itu, hingga akhirnya dia menelfon ke ponselku, tapi aku mengacuhkannya. Akhirnya dia datang ke rumahku.

Karang

Karang





Kau hilang bagaikan karang dihempas ombak
Entah kemana ombak membawamu pergi
Yang pasti, kau telah jauh
Jauh dari pandanganku

Hujan

 Hujan



Hatiku redup
Pikiranku melayang
Melayang ke alam khayalku

Hujan dimalam ini
Semakin mengingatkan aku padamu
Sungguh aku lemah olehmu


Kau yang selalu menghantui setiap langkahku
Kau juga yang membuatku jatuh bangun
Jatuh akan cintaku yang bertepuk sebelah tangan
Dan bangun akan rasa suka yang semakin dalam